KEMANG VILLAGE

Di Jual Apartemen call : SANIGAR, SKom., MM – (0812 1000 2321)

KEMANG Akan Disulap Jadi ‘KUTA VAN BATAVIA’ June 17, 2009

Filed under: Uncategorized — Kemang Village Residences @ 8:10 am

KEMANG AKAN DISULAP JADI ‘KUTA VAN BATAVIA’

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menyulap kawasan kemang menjadi seperti Kuta, Bali (Kuta Van Batavia). Ini menyusul pemutihan kawasan itu dari zona perumahan menjadi zona komersial.

Kepala Dinas Tata Ruang DKI Jakarta Wiriyatmoko menyatakan, Kemang akan dibuat menjadi zona komersial yang bernuansa perkampungan modern, seperti di Kuta, Bali. Di sana terdapat kafe, galeri, pub, restoran, hotel, juga pertokoan. Semuanya mendatangkan retribusi bagi daerah.

“Kalau sekarang peruntukannya masih sebagai rumah, maka belum ada retribusinya. Nanti setelah ada perubahan tersebut, konsepnya adalah kampong modern yang tidak kalah dengan di Kuta, Bali”, kata Wiriyatmoko, Selasa (24/3) di Balai Kota. Bahkan, begitu seriusnya Pemprov merias Kemang, kajian perubahan peruntukannya pun dikebut, dan April diharpkan selesai.

Beda dengan kawasan komersial lainnya di Jakarta, kata Wiriyatmoko, tidak aka nada gedung-gedung pencakar langit berdiri disana. Tidak akan seperti kawasan Sudirman – Thamrin, dan Kuningan. Walaupun menjadi kawasan komersial, itu hanya berlaku sepanjang jalan, tidak dalam perkampungan.

Di dalam tetap sebagai perumahan. Dengan demikian, perubahan peruntukan tersebut tidak akan menggusur kawasan perumahan, kecuali zona komersial itu justru untuk menunjang keberadaan perkampungan tersebut. “Yang jelas, konsep kampong modern ini sedang dikaji sedemikan rupa. Dan nantinya juga kan menjadi kawasan komunitas internasional. Ya, kita tunggu saja nanti,” tutur mantan kepala Dinas Tata Kota ini.

Adanya perubahan peruntukan itu, berdasarkan pertimbangan dari tim penasihat penataan ruang, seperti Tim Penilaian Tata Kota, Tim Penilai Arsitek Kota, dan Tim Penilai Bangunan. Perubahan peruntukan kawasan itu akan diajukan ke gubernur untuk dimintakan revisi, termasuk terhadap Perda Nomor 1 Tahun 2006.

Pada kesempatan itu Wiriyatmoko menyebutkan, pihaknya akan membongkar dua unit bangunan bertingkat baru di kawasan Kemang. Pemiliknya sedang mengajukan izin,tapi izin belum diberikan, bangunan sudah berdiri, “Ada dua pemohon yang mengajukan izin diberikan, kegiatan pembangunan sudah dilaksanakan dan rencananya bangunan akan dirobohkan,” kata dia, tapi enggan menyebutkan dua bangunan itu.

Dukungan DPRD

Rencana perubahan peruntukan Kemang itu rupanya mendapat dukungan dari kalangan DPRD DKI Jakarta. Denny Taloga, anggota Komisi D DPRD mengatakan, perubahan peruntukan tersebut memang harus dilakukan. Sebab, diakuinya, kawasan tersebut sudah berubah menjadi kawasan bisnis yang menjanjikan. Banyak bidang usaha bermunculan disana.

“Justru kalau didiamkan itu melanggar perda, karenanya harus segera diubah peruntukannya. Bangunan komersial di sana tak mungkin dibongkar lagi,” kata anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD ini.

Menurut Deny, dengan menjadi kawasan itu sebagai zona komersial, jelas akan membuka lebih luas lapangan pekerjaan bagi warga sekitarnya. Karenanya, Denny pun mengusulkan, tidak hanya Kemang saja yang diubah menjadi kawasan bisnis, karena tempat yang lain serupa juga akan menuntut perlakuan yang sama.

Tak kuasa menolak perubahan itu, Slamet Daroyni, direktur eksekutif, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta ini pun sependapat dengan Denny, aka nada banyak kawasan yang akan menuntut perubahan peruntukan. “Konsekuensinya, termasuk tuntutan agar dicabut larangan usaha di kawasan permukiman,” kata dia.

Sumber : (Investor Daily, 2009)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s